02 June 2012

Monumen Bersejarah di Sadewata Ciamis Kurang Terawat


Lumbung, (harapanrakyat.com),- Monumen Patung Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Dusun Desa, Desa Sadewata, Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis saat ini dalam keadaan kurang terawat. Akibatnya kondisi di sekeliling monument bersejarah tersebut nampak semrawut, padahal didalamnya terdapat simbol-simbol perjuangan kemerdekaan yang seharusnya tetap dijaga dan dilestarikan.

Ending (56), warga setempat, Jum`at (11/5), mengatakan monumen patung pejuang Abung Kusman merupakan bukti perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia di masa penjajahan Belanda.

Menurut Ending, beberapa tahun silam monument tersebut masih dijaga, baik dari kebersihan ataupun kondisi bangunannya. Sayangnya, akhir-akhir ini penjagaan terhadap monument sudah tidak lagi dilakukan, sehingga kondisi monumen menjadi kurang terawat.

Kepada HR, Ending menjelaskan, di dalam ruangan monumen tersimpan rantai tank baja, pelg dan sang Saka Merah Putih. Keberadaan barang-barang tersebut, kata dia, bisa menjadi bukti kecintaan rakyat Indonesia terhadap NKRI.

Di tempat terpisah, Rasim, warga Ciledug, mengutarakan sisa rantai tank baja dan bekas pelg-nya konon merupakan peninggalan tank baja milik Belanda yang terperosok ke dalam jurang, sebelum menyerang TNI (Tentara Nasional Indonesia).

Rasim menjelaskan, Abung Kusman seorang pejuang kemerdekaan di masa imperialis Belanda. Pejuang tersebut bersama rekannya, rakyat dan para pelajar melakukan perang gerilya melawan penjajah.

Dia juga menyayangkan, kini monument teresebut ditumbuhi rerumputan liar yang tumbuh dengan subur, kemudian juga terdapat banyak sampah dan sisa-sisa rokok yang berserakan.

Warga lain, yang enggan disebut namanya, menduga di lokasi monumen, selain kurang terawat juga sering menjadi ajang tempat bermain judi. Alasannya, dia mendapati sejumlah sampah dan diantaranya terdapat kartu domino (gapleh).

“Kalau bisa, monumen bersejarah ini dirawat kembali. Karena ini juga merupakan aset bersejarah yang dimiliki Kabupaten Ciamis,” pungkasnya. (dji)

sumber: harapanrakyat.com
teraskeun maos...

01 June 2012

Masihkah Zaskia Mecca Kapok Mudik ke Ciamis?


Lima tahun yang lalu artis cantik Zaskia Mecca dikabarkan oleh sebuah media merasa kapok mudik ke Ciamis. Ia memilih menolak ajakan mamanya untuk mengunjungi kampung halaman leluhur. Alasannya adalah perjalanan yang lama dan tidak nyaman.

"Kapok. Tahun kemarin ke Ciamis sampai 17 jam. Jalanannya masih belum oke, terus pengendara motornya juga galak-galak. Aku sama sepupu-sepupu sudah janji nggak mau mudik lagi," kata Zaskia saat itu. Media lain mengutipnya mengatakan menempuh jarak Bandung - Ciamis selama tujuh jam.

Zaskia memilih berlebaran di Jakarta. Selain karena malas dengan perjalanan mudik, menurutnya lebih enak berlebaran di Jakarta. "Kalau Lebaran, di Jakarta sepi banget. Lebih enak di sini," ujarnya lagi.

Lima tahun sudah berlalu, Zaskia sekarang adalah isteri sutradara Hanung Bramantyo dan dikaruniai anak bernama Kanna Sybilla Bramantyo. Sebagaimana kedupan Zaskia berubah, apakah kehidupan di jalan raya dalam suasana mudik lebaran tahun ini sudah jauh berubah?


Perjalanan ke Ciamis yang lebih cepat dan nyaman sudah menjadi harapan banyak orang sejak lama. Berbagai perbaikan dan peningkatan kualitas jalan dan sarana transportasi lain terus menjadi perhatian pemangku kebijakan dan pelaku usaha transportasi, tetapi bagaimanapun laju pertambahan kendaraan tetap tidak dapat diimbangi oleh perbaikan sarana jalan.

Banyak pihak masih mengeluhkan perjalan mudik lebaran, seperti yang diungkapkan Zaskia Mecca lima tahun lalu, padahal ia sekeluarga hampir dapat dipastikan menggunakan kendaraan pribadi yang sudah sangat nyaman bagi ukuran masyarakat kelas bawah.

Buktinya Zaskia Mecca sempat mengaku kapok mudik ke Ciamis. Bagaimana dengan Anda?
teraskeun maos...

[CiamisManis.com]> [close]